Sabtu, 06 September 2008

Love at The First Sight and 'Ilfeel' at The Second Sight (Seri Dakwah! ;P)


(Tampang mesumnya Jiraiya yang Puu analogikan seperti tampang Yonkun sekarang! XD)

Yap! Assalamu'alaikum, minna-san!

Berhubung nungguin waktunya buka puasa, makanya Puu mau iseng-iseng cerita tentang lope-lopean. (Baca : Cinta-cintaan)

Meskipun dari lahir sampai sekarang Puu belum pernah ngerasain yang namanya pacaran (karena emang enggak ada yang ngajakin pacaran! Hehee... Kidding! ;p), tapi bukan berarti Puu enggak pernah suka sama makhluk berkromosom XY alias cowok. Dari umur 4 tahun aja Puu udah mulai naksir-naksiran sama temen sekelas di TK! Dan acara naksir-naksiran itu terus berlanjut sampai ke kelas X ini.

Akhir-akhir ini Puu emang lagi suka sama seorang cowok yang seems perfect outside. Yang biasa Puu sebut dengan 'Yonkun'. Beberapa minggu terakhir Puu habisin buat mikirin dia terus, bahkan sampai salat pun Puu berdo'a sama Allah supaya Puu enggak usah pacaran sama dia, tapi bisa deket-deket sama dia terus! (Do'a yang kayak gini mana mungkin dikabulin yah? Hehehe... Maklum, namanya orang lagi kena virus 'lope', pikirannya kan jadi butek!)

Tapi Allah emang Maha Pemberi, karena Puu, selain dianugerahi 'bakat' terlalu gampang suka sama cowok, Puu juga dianugerahi 'bakat' lain, yaitu terlalu gampang pula ilfeel sama cowok (kalau Ken Murata, itu kasus lain! ;3). Jadi intinya, seimbang lah!

Jadi kalau dulunya Puu suka banget sama si Yonkun ini karena dia emang bener-bener punya semua kriteria yang Puu inginkan terhadap cowok, tapi sekarang syuuhh...*halah!* perasaan itu hilang, lenyap, dan tak meninggalkan noda hitam *?!* di hati Puu. Sebabnya adalah Puu akhirnya tahu kalau cowok yang Puu taksir ini ternyata enggak se-perfect apa yang dia tampilin di luar.

Puu langsung ilfeel sama Yonkun, Puu nemuin kalau seorang Yonkun itu ternyata juga seorang yang nyebelin dan bahkan menurut bukti-bukti yang Puu temukan (Conan Mode : ON), Yonkun bukanlah cowok se-alim yang Puu kira. Bahkan, bisa dibilang mendekati hentai a.k.a mesum! Enggak ada bedanya sama cowok-cowok lain! Hmph, jijaii bajaii najiss bunciss!

Setelah Puu tahu siapa Yonkun yang sebenarnya, Puu langsung bersyukur sama Allah, soalnya berminggu-minggu sebelum ini, isi otak Puu cuma si Yonkun aja. Jadi mau ibadah apa-apa juga enggak khusyuk, yang kebayang cuma si Yonkun aja! Jadi mungkin Allah mau negur Puu dengan cara nunjukkin 'the real Yonkun'.

Dan Alhamdulillah, kali ini Puu udah enggak punya perasaan apa-apa lagi sama dia. Salat pun udah bisa fokus lagi, dan Insya Allah, belajar juga enggak ada hambatan lagi (secara dulu Puu kalau belajar, pikirannya melayang ke Yonkun terus!).

Selama ini, kejadian-kejadian kayak begitu (gampang suka, gampang ilfeel) udah sering banget terjadi di kehidupan Puu dan sedihnya sih, semua cowok yang Puu suka-termasuk Yonkun-enggak ada yang ngebales perasaan Puu. Mungkin karena mereka emang enggak tahu kalau Puu suka sama mereka (karena meskipun Puu orangnya terlalu jujur *(^^)*, tapi Puu enggak pernah ngakuin perasaan Puu sama cowok yang Puu suka!) atau mungkin karena mereka juga ilfeel duluan ngelihat tingkah Puu yang emang doyan caper sama orang yang Puu suka! Hehehee...

Bahkan Puu pernah dikerjain sama cowok super duper nyebelin yang pura-pura nembak Puu lewat SMS, tapi pas Puu tolak dengan 3 alasan yang panjang, dia malah bilang kalau sebenernya dia cuma ngerjain Puu aja! Bah! Emang dasar cowok, enggak puas kalau belum ngeselin cewek!

Tapi Puu tahu kalau semua kejadian itu ada hikmahnya. Alhamdulillah, Puu masih dilindungin sama Allah dari makhluk-makhluk yang bukan muhrim. Jadi biarpun Puu enggak pernah disukain sama cowok, tapi itu tandanya Allah masih sayang sama Puu, Puu masih dikasih kesempatan buat bener-bener manfaatin masa muda ini dengan sebaik-baiknya.

Jadi, sebagai anak ROHIS Smansa yang baik (^.*), lewat post ini Puu mau sedikit berdakwah sama siapapun yang mampir ke blog ini. Isilah masa muda ini tanpa ada istilah 'pacaran'. Suka sama lawan jenis boleh-boleh aja-itu alamiah-tapi enggak usah sampai pacaran segala. Puu pernah baca kalau yang namanya pacaran itu, bagaimanapun bentuknya, tetep enggak membawa manfaat yang berarti.

Enggak usah takut bakalan jadi perawan/perjaka tua kalau enggak pacaran sekarang! Kan fitrahnya manusia itu ditakdirkan untuk berpasang-pasangan, jadi Insya Allah yang namanya jodoh itu bakal dateng juga (meskipun datengnya juga enggak ujug-ujug muncul!). Tapi kita masih muda, belum saatnya buat mikirin yang kayak gitu. Lagipula, justru masa muda itu yang megang peranan besar dalam hidup kita ke depannya nanti. Dan kita juga akan mempertanggungjawabkan masa muda ini di hadapan Allah nanti.

Dan juga, kalau kita jadi seorang ikhwan/akhwat yang taat sama Allah, Insya Allah jodoh kita nanti juga termasuk orang yang saleh, yang bisa membimbing kita ke arah yang benar. (Ini bukan karangan Puu loh! Ini ilmu yang Puu dapat dari bacaan-bacaan Islam dan dari LDK ROHIS!)

Well, mungkin segini aja buat hari ini. Kalau ada yang enggak setuju sama apa yang Puu tulis di sini, enggak apa-apa. Setiap orang kan berhak memutuskan mana jalan yang akan mereka pilih. Oiya, kalau mau debat juga boleh, kasih aja komennya! Oke, Wassalamu'alaikum, minna-san!

Tidak ada komentar: